Polisi: Penyidikan Kasus Lyra Virna Sesuai Prosedur

 

 

 

Wfgaz.com – Polisi mengatakan proses penyidikan terhadap kasus yang menyeret artis Lrya Virna atas dugaan pencemaran nama baik lewat UU ITE sudah sesuai dengan prosedur yang ada. Polisi mengklaim seluruh laporan yang diterima dianggap telah memenuhi unsur pidana.

“Nggak kita proses penyidikan semua, masih proses penyidikan. Iya (telah sesuai prosedur),” ungkap Kasubdit Cyber Crime Ditrkrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu di Mapolda Metro, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (10/4/2018).

Roberto juga tidak mengatakan dengan detail mengenai ada atau tidaknya pemeriksaan lanjutan kepada Lyra ataupun pemilik ADA Tour, Lasty Annisa yang membuat laporan.

“Nanti saya cek,” kata Roberto.

Sebelumnya, polisi menetapkan Lyra Virna menjadi tersangka pada kasus pencemaran nama baik melalui ITE pada tanggal 13 Maret 2018. Lyra disangkakan melanggar Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 3 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Disamping itu, polisi juga sudah menentukan bos ADA Tours, Lasty Annisa menjadi tersangka pada kasus dugaan penipuan serta penggelapan uang. Polisi juga mengatakan biro perjalanan umrah tersebut tidak memiliki perizinan dari Kementerian Agama.

“Kita sudah memeriksa Kemenag. Nggak ada izin,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (3/4).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *