Penangkapan Bakal Calon Gubernur NTT Pada OTT

 

 

 

Wfgaz.com – Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penjaringan operasi tangkap tangan (OTT) dan menangkap bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Marianus Sae dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengungkapkan operasi diam-diam yang dilakukan oleh timnya awalnya berdasarkan informasi dari masyarakat akan adanya penyuapan.

“Kemarin Minggu 11 Februari jam 10 pagi dilakukan OTT di salah satu hotel Surabaya dan di lanjutkan di beberapa kota, ada di Kupang, NTT, dan di Kabupaten di Bajawa,” kata Basaria di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2018).

Secara global, terdapat lima orang yang ditangkap pada operasi diam-diam ini. Dua orang tertangkap di urabaya, dua orang di Bajawa serta satu orang di Kupang.

Baaria mengatakan pada hari Minggu 11 Februari 2018, tim pertama berangkat menuju sebuah hotel di surabaya dan menangkap Marianus Sae serta Ketua Tim Penguji Psikotes Calon Gubernur NTT, Ambrosia Tirta Santi. Menurut informasi, Marinus adalah bakal calon Gubernur NTT yang akan bersama Emilia Nomleni menjadi bakal calon wakil Gubernurnya.

“Dari tangan MSA (Marianus Sae), tim mengamankan sebuah ATM berikut beberapa struk transaksi keuangan,” ungkapnya.

Tim kedua yang sudah ada di kupang selanjutnya berhasil menangkap Ajudan Marianus Sae, Dionesisu Kila kutang lebih pukul 11.30 WITA. Selanjutnya tim ketiga yang ada di daerah Bajawa menangkap Direktur PT Sinar 99 Permai, Wilhelmus Iwan Ulumbu serta Pegawai Bank BNI cabang Bajawa, Petrus Pedulewari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *