Antar E-KTP Kerumah, Anas Datangi Rumah warga

Wfgaz.com – Bupati Banyuwangi, Anas mengantar E-KTP langsung kerumah-rumah warga. Dia sengaja mengantarkan langsung kerumah warga, tak canggung, bupati berusia 43 tahun ini langsung memberikan KTP itu kepada yang bersangkutan.

Salah satu rumah warga yang didatangi Anas yaitu Ira Mirnawati, warga Perumahan Persada Regency, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, sontak Ira kaget dengan kedatangan Bupati Banyuwangi kerumahnya.

“Ini KTP-nya sudah jadi. Saya atas nama pemerintah minta maaf karena tidak bisa cepat melayani masyarakat khususnya KTP ini,” ujarnya kepada Ira yang saat itu berada di rumah.

“Warga kan sudah menunggu proses KTP-el ini karena problem teknis yang ada di semua daerah. Makanya begitu ada yang jadi, saya instruksikan ke kecamatan untuk antar langsung ke mereka. Sekaligus mohon maaf atas nama pemerintah,” ujarnya.

Sementara, sang penerima, Ira tak menyangka KTP-nya diantarkan sendiri oleh Anas. “Hehe..senang juga yang mengantarkan Pak Bupati. Terima kasih pak, saya senang karena tidak perlu lagi menanyakan ke petugas, sekarang malah langsung diantar,” ujar Ira.

Sebelum menjadi kurir antar KTP, Bupati Anas melakukan sidak ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), untuk mengecek kembali proses pengurusan KTP elektronik selama ini.

“Saya ingin tahu langsung tentang pelayanan KTP-el. Karena aduan masalah KTP ini cukup banyak,” ungkapnya.

Anas juga meminta maaf karena proses pengurusan KTP-el yang memakan waktu cukup lama, karena masih terdapat problem teknis yang terjadi di semua daerah, terutama permasalahan ketersediaan blanko. Blanko yang turun dari pemerintah pusat terbatas, sedangkan pemohon KTP luar biasa besar.

“Perbandingannya bisa dua kali. Blanko datang 10 biji misalnya, pemohon yang ada 20 orang. Jadi antre,” ujar Anas.

“Saya mohon maaf, tapi juga minta dukungan warga untuk pemerintah pusat yang terus bekerja menyempurnakan proses KTP-el. Kita dukung Kementerian Dalam Negeri yang terus menyempurnakan ini,” imbuh Anas.

Berdasar data dari Dispendukcapil, pada Mei 2017 lalu Banyuwangi telah menerima 40.000 blanko KTP-el dari pemerintah pusat. Tapi jumlah itu belum mencukupi, karena pemohon KTP-el sudah mencapai 76.000 orang.

“Saat ini telah tercetak 18 ribu KTP-el yang diprioritaskan bagi pemohon pemula, sesuai arahan Pak Menteri Dalam Negeri. Jadi memang belum semua warga yang menunggu jadinya KTP-el ini bisa terlayani,” papar Anas.

Saat ini, lanjut Anas, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah untuk memberikan pelayanan maksimal terkait KTP. Mulai dari mengantarkan KTP yang telah jadi langsung ke rumah pemohon hingga pencetakan Surat Keterangan yang berfungsi sebagai pengganti sementara KTP yang belum jadi.

“Kami juga akan segera membuka lima unit khusus yang menangani perekaman hingga pencetakan KTP yang akan ditempatkan di kecamatan tertentu,” jelas Anas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *