Perundingan Kementrian ESDM Dan PT. Freeport Indonesia

Wfgaz.com – Perundingan antara Kementerian Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) sedang berlangsung. Meski begitu, PTFI saat ini sudah mengantongi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sementara, sehingga bisa ekspor konsentrat.

Wakil Menteri (Wamen) ESDM, Arcandra Tahar mengatakan, sekarang PTFI sudah diizinkan ekspor, namun karena masih ada beberapa poin belum disepakati dengan pemerintah, menjadikan PTFI hanya mengantongi IUPK sementara.

Saat menghadiri seminar ‘Mewujudkan keselarasan Rencana Umum Energi Nasional dan Rencana Umum Energi Daerah dalam mencapai sasaran Kebijakan Ekonomi Nasional’ di Universitas Gadjah Mada (UGM), Arcandra hanya menyebut upaya perundingan masih diupayakan.

Arcandra menyebut perundingan tersebut ditargetkan rampung enam bulan dari sekarang. Diharapkan dari perundingan itu ada kesepakatan.

Jika perundingan berhasil, PTFI bakal resmi berubah jadi IUPK. Namun, jika tidak ada kesepakatan, kemungkinan PTFI masih berstatus Kontrak Karya (KK) sampai 2021.

Saat ini ESDM sudah membentuk Tim antar kementerian, yang tujuannya untuk membantu berkoordinasi membahas hal-hal yang masih dirundingkan dengan PTFI. Sehingga diharapkan perundingan tersebut menguntungkan.

Merujuk aturan dalam KK yang dikantongi PTFI saat ini, diatur opsi perpanjangan kontrak 2 kali 10 tahun, sehingga masih ada kemungkinan diperpanjang sampai 2041.
Namun merujuk aturan, usaha penambangan termasuk PTFI diharuskan berubah menjadi IUPK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *