Jalur Pantura Kembali Memakan Korban

Wfgaz.com – Kerusakan cukup parah yang terjadi di jalur pantai utara (Pantura) Jawa Tengah, kembali mengakibatkan korban nyawa. Di Rembang, dua orang santri yang sedang berboncengan motor mengalami kecelakaan tunggal setelah motor yang ditumpangi terperosok lubang jalan. Keduanya tewas seketika karena yang dialaminya.

Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur Pantura Rembang, tepatnya di Desa Temperak, Sarang, Rembang, pada Senin malam. Kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Vario AB 6089 MT yang dikendarai Syaifuddin Amin (21 tahun) berboncengan dengan Ahmad Fudhoil (21 tahun), melaju menuju arah Jawa Timur. Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor terperosok di lubang jalan.

Di TKP terdapat badan jalan yang berlubang, pengendara kemungkinan tidak mengetahui adanya lubang, kemudian terperosok. Sepeda motor kemudian oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan.

Kedua korban adalah santri dari salah satu pondok pesantren di kecamatan Sarang, Rembang. Syaifudin Amin (21 tahun) adalah warga Kecamatan Karanganyar, Demak. Sedangkan Ahmad Fudhoil (21 tahun) adakah warga Desa Waru, Sedan, Rembang.

Kerusakan jalan di kawasan Pantura Jateng memang menjadi keluhan akhir-akhir ini. Banyak rintangan perjalanan akibat adanya kerusakan itu. Selain itu juga banyak terjadi kecelakaan akibat terperosok lubang atau ketika menghindari lobang di badan jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *